Posts

Showing posts from February, 2018

AI Berpotensi Menghancurkan Peradaban

Image
Oleh Dedi Junaedi, Wartawan dan Dosen INAIS Bogor

Dunia perlu waspada menggunakan artificial intelligence (AI). Fisikawan Stephen Hawking telah memperingatkan bahwa kecerdasan buatan (AI) berpotensi menghancurkan peradaban. Bahkan, bisa menjadi sumber bencana terburuk bagi kemanusiaan.
Berbicara dalam sebuah konferensi teknologi di Lisbon, Portugal, 17 Novemver 2017, Hawking mengatakan bahwa umat manusia harus menemukan cara untuk mengendalikan komputer, terutama yang berbasis IT. "Komputer bisa, secara teori, meniru kecerdasan manusia, dan melampaui itu," katanya.
"Keberhasilan dalam menciptakan AI yang efektif, bisa menjadi peristiwa terbesar dalam sejarah peradaban kita. Lombatan kemajuan mungkin akan tercapai. Tetapi, yang sebaliknya juga bisa terjadi. Kita tidak dapat memastikan apakah AI akan membantu manusia menyelesaikan persoalannya secara tak terbatas, atau manusia justru dapat terabaikan, tersaingi, atau malah dihancurkan olehnya. "
Hawking mengatakan…

Enzim Penyibak Paradoks Metan Lautan

Image
Oleh Dedi Junaedi
Wartawan dan Dosen INAIS Bogor


Tim MIT telah menemukan struktur enzim penghasil precursor metana pada mikroba laut. Temuan ini dapat menjelaskan rahasia paradoks metana di lautan, sekaligus menjelaskanihwal pemanasan global.
Berbagai aktivitas industri dan pertanian menghasilkan sejumlah besar metana. Salah satu gas rumah kaca (GRK) yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Banyak bakteri juga menghasilkan metana sebagai produk sampingan dari metabolisme mereka. Secara alami, sejumlah metana berasal dari lautan. Ini fenomena yang telah lama membingungkan para ilmuwan karena tidak ada organisme penghasil metana yang tinggal dekat permukaan laut.
Sebuah tim peneliti dari MIT dan University of Illinois di Urbana-Champaign telah membuat sebuah penemuan yang dapat membantu menjawab ihwal paradoks metana lautan ini. Pertama, mereka mengidentifikasi struktur enzim yang dapat menghasilkan senyawa antara –biasa dikenal sebagai precursor—yang kelak diubah menjadi metana. …